Pembagian Kosakata Bahasa Arab





Definisi Kalam

Sebelum kita mengetahui pembagian kosakata Bahasa Arab, maka sudah semestinya kita mengenal kalam atau perkataan. Berikut adalah definisi daripada kalam:
ِالكَلَامُ هُوَ اللَّفْظُ المُرَكَّبُ المُفِيْدُ بِا لوَضْع 
Artinya: "Kalam ialah lafadz yang murakkab serta mengandung faedah dengan wadho arab."

Jadi perkataan atau kalam dapat dikatakan demikian tatkala memenuhi 4 syarat, yakni
1. Al-Lafdz (Lafadz)
ِالصَوْتُ المُشْمِلُ عَلَى بَعْضِ الحُرُوْفِ الهِجَائِيّة
Artinya: “Suara yang meliputi sebagian huruf hijaiyah” 
Contoh:
ٌجَامِعَةٌ, كُلِّيَّة
(Kampus, Universitas)
Jika tidak ada suaranya berarti bukan lafadz tapi jika bersuara berarti itu adalah lafadz.

2. Al-Murakkab (Tersusun)
َمَا تَرَكَّبَ مِنْ كَلِمَتَيْنِ أَوْ أَكْثَر
Artinya: “Kalimat yang tersusun dua kalimat atau lebih banyak”. 
Contoh:
ٌجَاءَ مُحَمَّد
(telah datang Muhammad)

3. Al-Mufid (Memiliki Faedah)
مَا اَفَادَ فَائِدَةً يَحْسُنُ السُّكُوْتُ مِنَ المَتَكَلِّمِ وَ السَّامِعِ عَلَيْهَا
Artinya: “Lafadz yang memberi faedah yang sekira enak berdiamnya orang yang berbicara dan yang mendengarkannya/sama-sama mengerti”.

4. Al-Wadh'
جَعَلَ اللَّفْظُ دَلِيْلًا عَلَى مَعْنًى
Artinya: “Menjadikan lafadznya supaya menunjukan pada arti” 

Kalam baru terbentuk apabila terdiri dari dua isim atau terdiri dari fi’il dan isim.
Al-Wadh' menurut ulama Bahasa Arab ada dua makna:
1. Al-Wadh' yakni memiliki tujuan atau maksud.
2. Al-Wadh' yakni diletakkan dengan menggunakan bahasa Arab.

Komponen Kalam dalam Bahasa Arab

Setelah kita mengetahui perkataan atau kalam dalam Bahasa Arab. Maka sudah semestinya kita mengenal komponen Kalam dalam Bahasa Arab. Kalam dalam Bahasa Arab terdiri dari beberapa jenis kosakata. Secara ringkas Bahasa Arab terdiri dari 3 komponen utama, yakni Isim, Fi'il dan Huruf. Apa sih yang dimaksud dengan Isim, Fi'il dan Huruf dan bagaimana ciri-cirinya?

1. Isim
Isim adalah kata benda.
Ciri-cirinya:
1. Menerima tanwin
2. Bertemu dengan huruf khafadh atau huruf jar
3. Menerima alif lam (ال)
4. Tanda harokat akhir dapat berubah-ubah menjadi kasroh, fathah maupun dhommah

2. Fi'il
Fi'il adalah kata kerja.
Ciri-cirinya:
1. Didahului huruf "قد" atau dibaca qad bermakna sungguh
Contoh: قد سمع الله (Sungguh Allah telah mendengar)
2. Didahului huruf "س" atau dibaca sa bermakna akan (akan terjadi dalam waktu dekat)
Contoh: سيعلمون (kelak mereka akan mengetahui)
3. Didahului huruf "سوف" atau dibaca saufa bermakna akan (akan terjadi dalam waktu tak tentu/lama)
Contoh: سوف تعلمون (kelak kalian akan mengetahui)
Sebagai catatan kelak kalian akan mengetahui ini tidak pasti kapan akan mengetahui namun yang jelas masih lama baru akan terjadi tapi tetap akan terjadi.
4. Diakhiri huruf "تْ" atau dibaca ta' ta'nits sakinah 
Contoh: ضربتْ (dia perempuan telah memukul) 

3. Huruf
Huruf adalah huruf yang memiliki arti.
Huruf ini berbeda dengan huruf hijaiyah biasa, huruf yang dimaksud bisa terdiri dari satu huruf maupun 2 huruf atau bahkan 3 huruf.
Contoh: ب (dengan), في (di dalam), سوف (akan)
Huruf tidak memiliki ciri-ciri, pada intinya selama tidak terdapat ciri-ciri isim maupun fi'il maka dapat dikatakan sebagai huruf.

Contoh sederhananya yakni:
َقَدْ أَفْلَحَ المُؤْمِنُوْن
Artinya: "Sungguh beruntung orang-orang yang beriman"
قد ini merupakan Huruf.
Karena tidak terdapat ciri-ciri Isim maupun Fi'il.
أفلح ini merupakan Fi'il.
Karena terdapat ciri-ciri Fi'il, yakni didahului huruf qad.
المؤمنون ini merupakan Isim.
Karena terdapat ciri-ciri Isim, yakni didahului huruf alif lam (ال).

Oleh: Al-Faqir Ilallah Ahmad Yani
Semoga bermanfaat bagi kita semua
Wallahu'alam bishshawab
Pembagian Kosakata Bahasa Arab
Baca Juga: