Kajian Naskah Kitab Manhajul Furqan fi Ulum Al-Qur’an Karya Muhammad Ali As-Salamah

A. Biografi penulis kitab Manhajul Furqon fi Ulum al-Qur'an

Sungguh  telah dilahirkan pada tahun 1307 H /1890 M di desa Zurqan pusat pemerintahan Monufia. Beliau belajar di Al-Azhar Asy-Syarif hingga memperoleh ijazah keahlian pada tahun 1329 H kemudian memperoleh ijazah global pada tahun 1331 H dan beralih ke praktik pengacara di bidang hukum, sehingga ia masuk dalam daftar pengadilan syari’ah pada tahun 1331 H, dan atas prestasinya pada tahun yang sama beliau memperoleh sertifikat yang memberinya wewenang untuk mengajar di Universitas Al-Azhar dan selainnya dari tempat mengajar di Mesir. 

Kajian Naskah Kitab Manhajul Furqan fi Ulum Al-Qur’an Karya Muhammad Ali As-Salamah

Dan atas kebajikannya dikeluarkannya izin dari Markaz Awqaf untuk melakukan khutbah di bulan Ramadhan pada tahun 1333 H, dan akhirnya dia bekerja sebagai professor di sekolah dasar agama dari awal sampai kematiannya pada 19 Ramadhan tahun 1361 H atau bertepatan pada tanggal 30 September 1942 M.
Dan Syaikh  menikahi putri dari Syaikh Abdul Hakim ‘Atha yang merupakan anggota Majelis Ulama Senior di Al-Azhar dan melahirkan keturunan yang baik, yakni:
1. Al-Marhum Dr. Mahmud Muhammad Ali Salamah.
Mantan Wakil Menteri Perindustrian, kemudian Sekretaris Jendral Sistem Negara-negara Arab Untuk Spesifikasi dan Ukuran.
2. Al-Marhum Dr. Muhammad Ezzat Muhammad Ali Salamah.
Mantan Menteri Kelistrikan, Perumahan dan Pendidikan Tinggi.
3. Al-Ustadz Dr. Muhammad Ridho Muhammad Ali Salamah.
Mantan Professor Kedokteran di Universitas Kairo dan Professor saat ini di Universitas Illinois di Amerika Serikat.
4. Ny. Azza Muhammad Ali Salamah.
Dia adalah istri Al-Marhum Bapak Muhammad Wajih Qutb, Mantan Ketua Dewan Direksi sebuah perusahaan minyak di Mesir.

B. Isi kandungan kitab Manhajul Furqon fi Ulum al-Qur'an

Kitab tersebut mengandung lima belas bahasan sebagai berikut:
1. Bahasan pertama: Musthalah Ulum Al-Qur’an.
2. Bahasan kedua: Nuzul Al-Qur’an.
3. Bahasan ketiga: Asbab An-Nuzul.
4. Bahasan ke-empat: Al-Ahruf As-Sab’ah.
5. Bahasan kelima: Al-Makky wa Al-Madany.
6. Bahasan ke-enam: Jam’ul Qur’an. 
7. Bahasan ketujuh: Tartib Ayat Al-Qur’an wa Suwaruhu.
8. Bahasan kedelapan: Rasmul Mushaf as-Syarif.
9. Bahasan kesembilan: Al-Qira’at wa al-Qura’.
10. Bahasan kesepuluh: At-Tafsir wa at-Ta’wil. 
11. Bahasan kesebelas: Tarjamatul Qur’anil Karim.
12. Bahasan kedua belas: An-Naskh.
13. Bahasan ketiga belas: Mutasyabihul Qur’an.
14. Bahasan ke-empat belas: I’jazul Qur’an. 
15. Bahasan kelima belas: Qashashul Qur’an wa Amtsaluhu.

C. Metode penulisan kitab Manhajul Furqon fi Ulum al-Qur'an

Adapun metode kami dalam kepenulisan yakni, menyebutkan hukum-hukum keseluruhan terhadap sebagian yang sesuai dan tujuan kami bukanlah menampung sebagian. Dan jika terdapat suatu hal yang perlu disebutkan maka aku sebutkan dengan klarifikasi jauh. 

Contoh dari hal demikian yakni bahwasanya kami telah berbicara mengenai pembicaraan makky dan madany terkait penjelasan keunggulan yang spesifik dengannya masing-masing. Dan keserupaan atasnya serta tanggapannya. Dan dalam asbabun nuzul kami berbicara atas hukum-hukum yang spesifi baik itu terkait sebab maupun apa yang telah turun atas sebab yang mengkhususkan atau yang mengumumkan dan demikian dan Allah adalah penolong. 

D. Keutamaan kitab Manhajul Furqon fi Ulum al-Qur'an

Setelah saya meninjau isi kitab manhajul furqon fi ‘ulum al-Qur’an, saya berpandangan bahwa keutamaan kitab ini ditandai dengan kejelasan dengan ekspresi yang akurat dan singkat tanpa prasangka.Dalam kitab manhajul furqon fi ‘ulum al-Qur’an juga disebutkan terkait perbedaan pendapat yang ada dalam bahasan tertentu. 

Seperti perbedaan pendapat terkait masalah qur’an turun atas tujuh huruf, qira’at, jumlah mushaf yang ditulis pada masa utsman, serta persoalan-persoalan dalam ilmu al-Qur’an yang memang pada hakikatnya terdapat berbagai perbedaan pendapat. Dalam kitabnya juga terdapat faedah-faedah suatu bahasan terkait ilmu al-Qur’an, contohnya seperti faedah mengenal asbab an-nuzul, faedah mengenal rasm al-qur’an, faedah adanya perbedaan qira’at, dan lain-lain. Menurut saya pribadi masih banyak keutamaan-keutamaan lain dari kitab ini.

Daftar Pustaka

As-Salamah, Muhammad Ali. Manhajul Furqon Fi Ulum Al-Qur’an, Juz I. Mesir: Dar An-Nahdhoh, 1996.


Penulis: Ahmad Yani
Website: Jejak Mufassir

Kajian Naskah Kitab Manhajul Furqan fi Ulum Al-Qur’an Karya Muhammad Ali As-Salamah
Baca Juga: