JejakMufassir Jejak Mufassir

Download Terjemah Kitab Tafsir Ibnu Abbas

Download terjemah kitab tafsir Ibnu Abbas Anda sekarang juga melalui Jejak Mufassir. Pada artikel ini sebelum kami bagikan terjemah kitab tafsir Ibnu Abbas. Kami ingin mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada para pengunjung Jejak Mufassir yang telah setia untuk mengakses artikel, desain maupun file-file yang kami bagikan. Kami juga ucapkan terima kasih kepada para pengunjung yang telah bersedia mendukung Jejak Mufassir dengan cara subscribe channel YouTube Jejak Mufassir.

Tanpa berlama-lama seperti biasa, sebelum mengunduh terjemah kitab tafsir Ibnu Abbas. Ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu siapa penyusun kitab tafsir Ibnu Abbas dan bagaimana gambaran umum terjemah kitab tafsir Ibnu Abbas.

Download Terjemah Kitab Tafsir Ibnu Abbas

Penyusun Kitab Tafsir Ibnu Abbas

Kitab tafsir Ibnu Abbas merupakan kitab tafsir yang disusun oleh Ali bin Abu Thalhah. Namun dalam artikel ini kami akan berbagi terjemah kitab tafsir Ibnu Abbas karya Ali bin Abu Thalhah yang telah ditahqiq oleh Rasyid Abdul Mun'im Ar-Rajal. Ali bin Abu Thalhah merupakan seorang ulama yang hidup pada masa Khalifah Umawiyyah serta dua khalifah daripada Abbasiyyah, yakni Abu Al-Abbas Abdullah dan Abu Ja'far Al-Manshur.

Ali bin Abu Thalhah bin Al-Makhariq memiliki seorang ayah bernama Salim bin Al-Makhariq. Ayah beliau lebih dikenal sebagai Abu Al-Hasan. Ada pula yang mengatakan bahwa ayah beliau lebih sering dipanggil Abu Thalhah Maula Al-Abbas Abu Al-Hasan Al-Hasyimi Al-Jazari. Ali bin Abu Thalhah bermukim di Hamsh. Ali bin Abu Thalhah memiliki nasab yang sampai kepada bani Hasyim. Para sejarawan tidak mengetahui pasti tahun kelahirannya. Meski demikian, bagaimanapun kita tetap dapat mengetahuinya manakala menelisik pada sejarah guru-guru daripada Ali bin Abu Thalhah. Ali bin Abu Thalhah sempat belajar dan meriwayatkan hadits dari guru-gurunya. Salah satu guru dari Ali bin Abu Thalhah yang beliau riwayatkan haditsnya yakni Sa'id bin Zubair yang wafat pada tahun 94 hijriah serta Mujahid bin Jabar yang wafat pada tahun 103 H. Dari situ dapat diketahui bahwa Ali bin Abu Thalhah lahir sebelum wafatnya Sa'id bin Zubair, yakni sebelum tahun 94 H. Dari hal tersebut juga kita dapat mengira-ngira waktu kelahiran Ali bin Abu Thalhah yakni pada dasawarsa kesembilan dari abad pertama hijriyah.

Bahkan dari segi tahun wafatnya Ali bin Abu Thalhah juga terdapat perbedaan pendapat. Al-Mazzi, Adz-Dzahabi serta Ibnu Hajar al-Asqalani mengutip dari Abu Bakar bin Isa (penulis Tarikh Hamsh) menyatakan bahwa Ali bin Abu Thalhah meninggal pada tahun 143 hijriyah di Hams. Meski demikian, ada pula pendapat lain menyatakan bahwa Ali bin Abu Thalhah wafat pada tahun 120 hijriyah, yakni pendapat dari Khalifah bin Khayyath. Meski demikian, Ibnu Hajar al-Asqalani membantah argumen tersebut dengan berpendapat bahwa "Pendapat pertama lebih benar". Dalam rangka menyelesaikan perbedaan pendapat tersebut maka Abu Bakar bin Isa membuktikan bahwa Abu Zar'ah Ad-Dimasyqi menilai kuat bahwa Ali bin Abu Thalhah meninggal pada tahun 143 H. Demikian sedikit gambaran mengenai penyusun kitab tafsir Ibnu Abbas.

Perlu diketahui bahwasanya kitab tafsir Ibnu Abbas sebenarnya berisi lembaran tafsir yang diriwayatkan oleh Ali bin Abu Thalhah dari Ibnu Abbas Radhiyallahu'anhu yang mana merupakan riwayat paling tua yang telah sampai kepada kita. Meski demikian, para ulama sepakat bahwa Ali bin Abu Thalhah tidak memetik tafsir tersebut dengan cara mendengarnya dari Ibnu Abbas, oleh karenanya lembar tafsir ini bagi pentakhrij berpandangan bahwa merupakan salah satu daripada lembaran tafsir yang telah Ibnu Abbas tulis. Lembar tafsir tersebut dahulu disalin barulah kemudian diriwayatkan. Terdapat beberapa riwayat menyatakan bahwasanya Ibnu Abbas banyak menulis, dengan demikian muncul banyak buku berikutnya.

Akhir-akhir ini juga sering muncul persoalan kontroversi terkait kitab tafsir manakah yang tertua di dunia. Apakah kitab tafsir Ibnu Jarir Ath-Thabari ataukah kitab tafsir Ibnu Abbas yang diriwayatkan dari Ali bin Abu Thalhah? Tentu pertanyaan ini juga akan muncul manakala para pembaca sekalian mendalami kedua kajian kitab tafsir tersebut. Kami pribadi sebatas ingin mengutip pandangan dari Dr. Muhammad Husein Ad-Dzhahabi yang merupakan seorang penulis karya di bidang al-Qur'an yakni kitab at-tafsir wa al-mufassirun, beliau berpendapat bahwa "Tidak mudah mencari tahu orang yang paling awal menulis tafsir keseluruhan al-Qur'an secara berurutan". Walau demikian tidak terdapat sesuatu apapun juga yang menghalangi pendapat bahwasanya Tafsir Ibnu Abbas yang diriwayatkan oleh Ali bin Abu Thalhah merupakan kitab tafsir tertua yang telah ditulis serta dibukukan dan memuat tafsir semua ayat al-Qur'an serta tersusun menurut tartib mushaf. Mengingat bahwa Ibnu Abbas Radhiyallahu'anhu merupakan sosok yang cerdas dan tidak mengasingkan juga jika beliau menjadi mufassir pertama yang menjadikan tafsir al-Qur'an dalam bentuk buku, sebab beliau terkenal sebagai tinta umat dan juru bahasa al-Qur'an. Wallahu a'lam bishshawab.

Resensi Terjemah Kitab Tafsir Ibnu Abbas

Resensi terjemah kitab tafsir Ibnu Abbas yakni tidaklah terlalu rumit untuk dipahami. Terjemah kitab tafsir Ibnu Abbas hanya terdiri dari satu jilid buku. Di dalamnya terdapat pengantar penerbit dan pengantar pentahqiq. Untuk mendalami kitab tafsir Ibnu Abbas, baik versi bahasa Arab dan terjemah, ada baiknya membaca terlebih dahulu bagian dari pengantar sang pentahqiq kitab tersebut. Tujuannya agar kita memahami kesulitan besar apa saja yang dihadapi oleh sang pentahqiq dalam mengkaji dan meneliti kitab tafsir Ibnu Abbas. Tentu hal ini akan menjadi pengantar bacaan yang baik untuk kita semua. 

Selain terdapat pengantar penerbit dan pengantar pentahqiq, kitab tersebut dibagi menjadi dua bagian yakni bagian pertama yang terdiri dari empat bab. Kemudian bagian kedua yang terdiri dari dua bab serta satu pendahuluan.

Pada bagian pertama dibahas terkait masa Ali bin Abu Thalhah serta kehidupannya. Adapun pada bab pertamanya dibahas terkait masa Ali bin Abu Thalhah dengan mencantumkan sumber yang cukup rinci. Pada bab kedua dibahas mengenai keilmuan dari Ali bin Abu Thalhah yang merupakan pakar hadits dan pakar tafsir. Pada bab ketiga dibahas mengenai pendapat para ulama terkait kecacatan dan kejujuran lembaran Ali bin Abu Thalhah dalam tafsir. Pada bab ke-empat dibahas terkait jalur-jalur dari Ibnu Abbas dan pentingnya jalur Ali bin Abu Thalhah. Bahkan pada bagian ini juga telah dibahas mengenai pendapat ulama kontemporer terkait jalur Ali bin Abu Thalhah dari Ibnu Abbas Radhiyallahu'anhu. Silahkan baca terjemah kitab tafsir Ibnu Abbas untuk mengetahui detailnya.

Pada bagian kedua terjemah kitab tafsir Ibnu Abbas dibahas mengenai lembaran tafsir Ali bin Abu Thalhah dimana didahului dengan metode pentahqiq dalam mengumpulkan riwayat-riwayat Ali bin Abu Thalhah serta diikuti dengan bab pertama yang membahas mengenai sanad-sanad yang bersambung kepada Ali bin Abu Thalhah. Barulah kemudian bab kedua membahas mengenai lembaran Ali bin Abu Thalhah dalam tafsir al-Qur'an. Pada bab ini terdapat tafsiran mulai dari al-Baqarah hingga al-Falaq. Walau demikian, ada beberapa surah yang mungkin tidak terdapat penafsirannya di dalam terjemah kitab tafsir Ibnu Abbas. Jika dilihat pada daftar isinya maka, tafsir surah al-Faatihah maupun surah al-Naas juga tidak ada. Barulah kemudian diakhiri dengan bagian referensi, di mana dalam terjemah kitab tafsir Ibnu Abbas segala referensi yang menjadi rujukan dalam penjelasan terjemah kitab tafsir Ibnu Abbas dicantumkan secara menyeluruh.

Download Terjemah Kitab Tafsir Ibnu Abbas

Setelah sahabat Jejak Mufassir sekalian selesai membaca penyusun kitab tafsir Ibnu Abbas dan resensi terjemah kitab tafsir Ibnu Abbas. Agar sahabat sekalian lebih mendapat wawasan luas mengenai kitab tafsir Ibnu Abbas, bisa langsung mengunduh terjemah kitab tafsir Ibnu Abbas melalui link berikut:
Tafsir Ibnu Abbas.pdf 42.1 MB


Seperti biasa, kami menyarankan kepada para pembaca sekalian untuk membaca versi Arabnya agar lebih jelas dan rinci serta terhindar daripada kesalahan pemahaman dari segi terjemahan kitab tafsir Ibnu Abbas. Tentu kitab versi Arab lebih kami rekomendasikan sebagai bahan bacaan Anda. 

Namun bukan berarti versi terjemahan ini tidak baik untuk dibaca, tetap versi terjemahan ini terbukti telah memberi wawasan yang banyak kepada para pembaca sekalian. Sekian artikel mengenai download terjemah kitab tafsir Ibnu Abbas. 

Semoga bermanfaat. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan dan kekurangan. Silahkan dishare sekiranya bermanfaat.

Penulis: Ahmad Yani
Download Terjemah Kitab Tafsir Ibnu Abbas
Download Terjemah Kitab Tafsir Ibnu Abbas

Harga : *Belum termasuk Ongkos kirim
Pesan via whatsapp Pesan via Email