Tips Mudah Belajar Bahasa Arab

Untuk bisa menguasai bahasa Arab, maka sudah semestinya kita mengetahui tips mudah belajar bahasa Arab. Metode pembelajaran bahasa Arab, dari masa ke masa terus berkembang sesuai dengan kondisi masyarakat yang ada. 



Sebelum era digital, tidak banyak yang menguasai dan memahami bahasa Arab. Hal ini terjadi karena kajian terkait bahasa Arab di zaman dahulu hanya bisa diakses di beberapa lembaga pendidikan Islam, seperti di Pondok Pesantren. 
Namun setelah era digital, informasi semakin mudah untuk diakses. Berbagai macam pembelajaran dapat dengan mudah diperoleh melalui berbagai website yang ada. 

Seiring berjalannya waktu, banyak lembaga serta para asatidz (guru-guru) yang mulai sering berbagi melalui media online terkait tips dan trik mudah dalam memahami bahasa Arab. Adapun tips mudah belajar bahasa Arab, akan dirangkum dalam beberapa point berikut.

Tips pertama:

  • Menentukan cara belajar Anda dan pilih referensi yang mudah Anda pahami.
Ketahuilah bahwasanya, cara cepat belajar bahasa Arab bisa dilakukan dengan cara otodidak atau sendiri maupun dengan mengikuti program belajar bahasa Arab online. 

Nah, apabila Anda hendak belajar bahasa Arab secara otodidak, pastikan Anda memiliki referensi yang jelas-jelas mudah untuk Anda pahami. 
Jangan sekali-kali Anda belajar bahasa Arab secara otodidak, namun Anda sudah langsung beracuan kepada referensi-referensi seperti kitab-kitab berbahasa Arab, yang Anda sendiri tidak paham arti dan maksudnya. 

Adapun jika Anda memilih untuk mengikuti program belajar bahasa Arab online, maka pastikan lembaga program pembelajaran tersebut benar-benar memiliki pembimbing yang ahli di bidang bahasa Arab. Carilah program belajar bahasa Arab online yang memiliki sistem cepat belajar bahasa Arab bagi pemula, serta yang mudah untuk kita ikuti program belajarnya. 

Dengan demikian Anda tidak lagi perlu mengeluh dan kebingungan sebelum Anda mulai belajar secara otodidak ataupun sebelum Anda mengikuti program belajar bahasa Arab secara online.

Tips kedua:

  • Selalu sediakan kamus bahasa Arab dalam bentuk hard copy maupun dalam bentuk aplikasi.
Seseorang yang hendak belajar bahasa Arab, sudah semestinya selalu sedia kamus bahasa Arab, baik dalam bentuk hard copy maupun dalam bentuk aplikasi. 

Kamus sendiri memiliki beragam ukuran dan berbagai macam isi-isi tersendiri. 
Ada kamus yang memuat kosakata yang bersifat umum dan komprehensif, seperti kamus al-Munawwir, kamus Mahmud Yunus, dan sejenisnya. 
Ada juga kamus yang sebatas memuat kosakata percakapan yang cenderung lebih tipis dan terbatas pada kosakata yang sering digunakan untuk percakapan saja. 
Lalu ada juga kamus yang memuat terjemahan khusus kosakata di dalam kitab tertentu, termasuk kamus yang hanya memuat kosakata yang berkaitan dengan isi kitab suci al-Quran saja, seperti al-Mufradat fii Gharib al-Quran yang telah diterjemah oleh Ahmad Zaini Dahlan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul "Kamus Al-Quran". 

Pilih dan gunakanlah kamus sesuai dengan target dan kebutuhan kita. Ketika kita ingin fokus belajar percakapan bahasa Arab, maka gunakanlah kamus percakapan. Dengan demikian kita dapat lebih fokus dan tidak kewalahan menghafal sekaligus keseluruhan kamus, tanpa ada target yang jelas. 
Adapun kamus yang dalam bentuk aplikasi, akan dibahas di dalam artikel lain, secara lebih rinci.

Tips ketiga:

  • Pelajari dan kuasai konsep dasar serta rumusnya.
Di antara konsep dasar yang semestinya kita pelajari adalah kaidah ilmu nahwu dan shorof. 
Shorof bagaikan induk yang melahirkan berbagai kosakata berbeda, sedangkan nahwu bagaikan ayah yang menyusun anak-anak kosakata tersebut menjadi suatu kalimat yang bisa diidentifikasi tanda harokat akhirnya. Keduanya perlu dipelajari serta dikuasai. Tidak hanya belajar teori, namun juga perlu dipraktekkan. 

Sebenarnya terdapat berbagai tips dalam menguasai ilmu shorof dan nahwu. 
Sebagai contoh rumus dalam menghafalkan wazan 6 bab wazan fi'il tsulatsy mujarrad dalam ilmu shorof: 
AkU : fa'Ala - yaf'Ulu 
yAkIn : fa'Ala - yaf'Ilu 
hAnyA : fa'Ala - yaf'Alu 
dIA : fa'Ila - yaf'Alu 
UntukkU : fa'Ula - yaf'Ulu 
kInI : fa'Ila - yaf'Ilu 

Adapun contoh rumus lain dalam mengidentifikasi harokat akhir dalam ilmu nahwu: 

M + N : Mubtada + Khabar
Contoh:

الصَّلَاةُ خَيْرٌ
“Sholat Lebih Baik"

M + M : Sifah + Mausuf
Contoh:

جَاءَ زَيْدٌ العَالِمُ
“Telah datang Zaid seorang yang berilmu"

N + M : Mudhof + Mudhof Ilaih
Contoh:

رَسُوْلُ اللهِ
“Utusan dari Allah/Rasulullah"

N + N : Mudhof + Mudhof Ilaih
Contoh:

شَرَائِطُ وُجُوْبٍ
“Syarat-syarat wajib""

N + Nshif : Sifah + Mausuf
Contoh:

مَاءُ السَّمَاءِ مَاءٌ طَاهِرٌ
“Air hujan adalah air yang suci"

M + Mghis (ghairu shifah) : Mubtada' + Khabar
Contoh:

مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ
“Muhammad adalah utusan Allah"

syaratnya harus ma'rifat ghairu shifah (tidak bisa ditashrif).

Catatan;

M = Isim Ma'rifat

N = Isim Nakiroh

Mghis = Isim Ma'rifat Ghairu Shifah

Nshif = Isim Nakiroh Shifah

Hanya dengan mengetahui mana isim ma'rifat dan mana isim nakiroh, kita sudah bisa menentukan suatu kaidah nahwu yang semestinya kita gunakan.

Selain tips tersebut, masih banyak tips lain, yang mungkin akan dibahas di postingan lain.

Tips ke-empat:

  • Meluangkan waktu minimal 4 jam dalam 24 jam perhari untuk menghafal kosakata bahasa Arab.
Penting bagi seorang penuntut ilmu untuk meluangkan waktu khusus untuk fokus dalam belajar. Dengan meluangkan waktu 4 jam minimal dalam sehari untuk menghafal kosakata bahasa Arab, akan meningkatkan penguasaan kosakata kita. 

Dengan demikian, ketika kita melihat kata-kata yang gharib (asing) maknanya, kita bisa langsung tahu, tanpa perlu lihat kamus karena sudah dihafal. Meluangkan waktu minimal 4 jam untuk menghafal kosakata bahasa Arab bisa dilakukan dengan mulai menghafalkan al-Quran sekaligus dengan arti-arti tiap katanya. 

Menurut penulis pribadi, mungkin awalnya memang terasa berat karena tidak terbiasa. Namun seiring berjalannya waktu, yang awalnya terpaksa, akan menjadi terbiasa dan menjadi budaya. Tentu dalam hal ini adalah budaya yang baik dan bermanfaat bagi kita di dunia dan di akhirat. 

Mungkin hanya itu tips mudah belajar bahasa Arab. Apa yang telah ditulis, merupakan pengalaman pribadi penulis dan merupakan langkah serta tips yang paling penulis rekomendasi sebelum mulai untuk melangkah lebih lanjut mengkaji berbagai kitab turats berbahasa Arab. 

Wallahu a'lam bishshawab

Oleh: Al-Faqir Ilallah, Ahmad Yani

Artikel Jejakmufassir.my.id


Order Sekarang
Data Anda
Data Lainnya
KIRIM