Media Dakwah


Media Dakwah
 Oleh: Ahmad Yani
Jum'at, 1 Mei 2020


A.      Media dalam Dakwah
Dari dakwah orang per orang (one to one communication), dakwah Islam ini berlanjut pada kelompok kecil (small group) di antara para sahabat. Dan pada dekade berikutnya, ketika Islam telah disebarkan secara terbuka, komunikasi dakwah Rasulullah tiba kepada kelompok besar (large group communication). Komunikasi interpersonal itu masih bersifat komunikasi tatap muka. Setelah perkembangan pesat teknologi komunikasi telepon, radio, televisi, komunikasi satelit, alat cetak-komunikasi interpersonal itu berkembang pula dengan mempergunakan sarana-sarana komunikasi mutakhir tersebut. (Amin, 2008: 183)
Kata media, berasal dari bahasa Latin, median, yang merupakan bentuk jamak dari medium secara etimologi yang berarti alat perantara. (Amin, 2009: 113) Adapun yang dimaksud dengan media dakwah, adalah peralatan yang dipergunakan untuk menyampaikan materi dakwah kepada penerima dakwah. Pada zaman modern seperti sekarang ini, seperti telivisi, video, kaset rekaman, majalah, dan surat kabar. (Amin, 2009: 113)
B.       Contoh Macam-macam Media Dakwah
Media dibagi menjadi dua, yaitu
1.        Nonmedia Massa
a.         Manusia; utusan, kurir, dan lain-lain.
b.         Benda; telepon, surat, dan lain-lain.
2.        Media Massa
a.         Media massa manusia; pertemuan, rapat umum, seminar, sekolah, dan lain-lain.
b.         Media massa benda; spanduk, buku, selebaran, poster, folder, dan lain-lain.
c.         Media massa periodik -cetak dan elektronnik; visual, audio, dan audio visual. (Amin, 2009: 114)
Secara umum media-media benda yang dapat digunakan sebagai media dakwah dikelompokkan pada:
a.         Media Visual
b.        Media Audio
c.         Media Audio Visual
d.        Media Cetak (Amin, 2009: 116)

Sumber Referensi:
Amin, S. M. (2008). Rekonstruksi Pemikiran Dakwah Islam. Jakarta: Amzah.
Amin, S. M. (2009). Ilmu Dakwah. Jakarta: Amzah.


Media Dakwah
Baca Juga: